"Bersamaaaaaa....... OM Dinasty.....!!!"
Begitu kira-kira seperti biasa MC yang memandu sebuah acara memekikkan suaranya, menyebut sebuah grup pengiring lagu-lagu melayu klasik maupun modern, ya OM Dinasty, merupakan akronim dari Orkes Melayu Dinasty. Orkes melayu ini dulu sekitar awal tahun 2000-an sempat muncul, digawangi oleh bapak kadus Martono, yang menjadi base camp tempat dimana grup ini mengadakan latihan rutin. Sejak kepergian master lead guitar nya merantau, beberapa tahun sempat terkubur mati, namun pada sekitar pertengahan tahun 2011, mulai tumbuh generasi-generasi penerus pemuda-pemuda yang menggemari salah satu jenis kegiatan ini. Tak lain dan tak bukan, musik merupakan salah satu media penyampain informasi yang paling dahsyat dan paling manjur kepada para muda-mudi, sehingga bakat-bakat sebagian para punggawa Dinasty mulai serius menancapkan kembali kukunya dikancah perindustrian musik melayu lokal.
Tak ayal, keinginan ini ternyata di ijabai oleh sebagian besar anggota Dinasty, dengan berbagai cara dan tindakan, mulai disusunlah sebuah rancangan serta kegiatan rutinan, pembelian peralatan di tunjang dengan hobi yang memang sudah terpatri hingga pucuk, maka muncullah grup orkes melayu dengan mengadopsi nama almamaternya yaitu "OM Dinasty".
OM Dinasty mulai kebanjiran job manakala bulan Dzulhijah merupakan bulan dimana orang-orang desa menganggap bulan tersebut sebagai bulan yang paling bagus untuk melakukan sebuah pernikahan, tak ayal job pun mengalir, demi untuk sekedar unjuk kebolehan, serta memperlihatkan bahwa OM Dinasty benar-benar serius dan ada, maka sejak saat itu nama pun mulai di perbincangkan dari telinga ke telinga. Ke depan cita-cita pengembangan pasti akan segera dilakukan, demi membawa nama harum laskar "Dinasty POP".